5 Fakta Kebakaran Hutan Australia

5 Fakta Kebakaran Hutan Australia

Australia, yang juga dikenal sebagai Negara Kangguru tengah berduka. Awal 2020 diawali dengan kebakaran hutan yang hebat dan tercatat sebagai terparah sepanjang sejarah Australia.

Kebakaran hutan yang berlangsung dari Juli 2019 ini melahap lebih dari 2000 rumah dan milyaran satwa khas Australia. Kebakaran ini mayoritas disebabkan oleh suhu panas dan kekeringan yang terjadi. Perubahan iklim yang ekstrim juga menyebabkan kebakaran hutan yang semakin hebat.

Berikut adalah 5 fakta mengenai kebakaran hutan di Australia.

  1. Titik Api Kebakaran Hutan Australia
    Fakta pertama adalah jumlah dan penyebaran titik api. Titik api tersebar hampir di setiap negara bagian, namun negara bagian New South Wales adalah yang paling parah. Pada negara bagian New South Wales, api telah melahap lahan pertanian, hutan, bahkan taman nasional. Titik api juga muncul di Melbourne dan Sydney dengan asap tebal yang memenuhi pusat kota.
  2. Penyebab Kebakaran
    Penyebab kebakaran biasanya terjadi karena suhu panas yang cukup ekstrim. Suhu panas yang cukup ekstrim membuat dedaunan dan rumput menjadi kering dan mudah terbakar. Selain itu, cuaca ekstrim yang membuat sambaran petir yang menyambar pepohonan juga menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan di Australia. Selain itu, manusia juga merupakah salah satu penyebab kebakaran. Kepolisian NSW sendiri telah menangkap setidaknya 25 orang yang menyalakan api dan menahan lebih dari 183 orang terkait kasus kebakaran hutan sejak November 2019.
  3. Mengapa Kebakarannya Sangat Parah?
    Australia sendiri memang dikenal sering mengalami kebakaran hutan dan dikenal dengan musim api yang buruk dan sangat berbahaya. Pada tahun 2009, kasus kebakaran Black Saturday menewaskan 173 orang di Victoria dan dikenal sebagai musibah kebakaran paling parah saat itu. Menurut Badan Meteorologi setempat, Australia tengah mengalami kekeringan yang sangat parah tahun 2019. Heatwave pada Desember juga memecahkan rekor dengan temperatur mencapai 40 derajat selsius. Cuaca ekstrim yang membuat angin kencang juga menjadi salah satu faktor penyebab kebakaran menjadi semakin buruk.
  4. Seberapa Parah Kerusakannya?
    Kebakaran hutan tahun ini adalah yang paling parah dan wilayan yang palin terdampak adalah New South Wales. Sebanyak 1588 rumah hancur dan 7.3 miliar hektar lahan terbakar di sekeliling Australia, jumlah lahan yang terbakar lebih besar dibandingkan gabungan negara Belgia dan Denmark sekaligus. Tercatat pada 9 Januari 2020, ada 27 orang meninggal akibat kebakaran hutan yang terjadi.
  5. Jumlah Satwa yang Mati
    Diperkirakan sekitar 1 miliar hewan mati seantero Australia. Hewan yang mati termasuk burung, reptil, mamalia. Parahnya lagi, Koala juga langsung menjadi hewan yang terancam punah karena hanya ditemukan di Australia dan habitatnya yang hancur dilahap api menjadi salah satu faktor terancam punahnya Koala.

Kebakaran hutan yang terjadi haruslah menjadi sebuah peringatan untuk lebih menjaga ekosistem agribisnis yang dimiliki. Walau faktor alam bermain peran dalam bencana yang terjadi, tapi faktor manusia juga turut ikut menyumbang. Kesadaran setiap orang harus ada dalam mengelola ekosistem dan produk-produk yang disediakan alam secara gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *