7 Tips Ternak Sapi agar Menguntungkan

7 Tips Ternak Sapi agar Menguntungkan

Sapi adalah salah satu hewan ternak yang bisa dibilang cukup sulit untuk dirawat namun dapat memberikan keuntungan yang besar. Meskipun mendatangkan keuntungan yang besar, Anda memerlukan banyak pengalaman dalam bidang ini sehingga dapat menghindari kerugian yang cukup besar.

Berikut adalah tips agar usaha ternak sapi yang Anda lakukan dapat berkembang dengan baik.

1. Tetapkan Modal Awal Usaha Ternak Sapi
Jangan merasa takut untuk mengeluarkan modal yang cukup besar. Untuk memulai usaha ternak sapi memang membutuhkan modal yang besar namun Anda bisa mendapatkan keuntungan bekali-kali lipat.

Modal awal yang Anda tetapkan harus bisa mencukupi kebutuhan ternak sapi seperti kandang, pangan, bibit sapi unggul, obat-obatan, dan lainnya. Selain itu, Anda juga perlu jaringan untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai merawat dan berbisnis ternak sapi.

2. Memilih Jenis Sapi
Ada berbagai jenis sapi ternak yang Anda bsia pilih. Ada sapi Ongole, Limousin, Brahman, Madura, Bali dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, Anda harus mengetahui secara terperinci jenis-jenis sapi lokal dan impor, jadi Anda baru bisa memilih jenis sapi mana yang ingin Anda budidayakan.

Sedikit informasi, untuk sapi lokal seperti sapi Madura dan Bali membutuhkan perawatan yang lebih karena pertumbuhan yang cenderung lama namun memiliki kualitas daging yang sangat bagus. Anda dapat memilih sapi berumur 2.5 tahun (jantan atau betina) dan yang pastinya harus sehat. Biasanya harga beli untuk anakan sapi berkualitas tinggi sekitar Rp 300 juta.

3. Menyiapkan Kandang Sapi
Anda harus memastikan luas tempat untuk kandang sapi sesuai dengan jumlah sapi yang Anda ternak. Kandang yang memuat 25 ekor sapi biasanya membutuhkan modal kurang lebih Rp 50 juta. Usahakan membuat kandang sapi jauh dari pemukin penduduk dan berikan jarak minimum 10 meter antara kandang dan rumah peternak. Kandan sapi juga memerlukan sinar matahari yang cukup untuk menjaga suhu didalam kandang.

4. Membuat Kandang Sapi
Pembuatan kandang sapi juga perlu diperhatikan. Ada berbagai posisi kandang sapi yang bisa Anda buat, ada yang satu baris sejajar atau dua baris yang berhadapan atau dengan posisi mengelilingi kandang saling berhadapan atau berlawanan. Hal ini bergantung kepada jumlah sapi yang Anda ternak. Jangan lupa memberikan lubang ventilasi agar cahaya matahari bisa masuk dan kandang tidak lembab.

5. Memilih Bibit Sapi Ternak yang Unggul
Tips memilih bibit sapi ternak yang ungul adalah yang memiliki mata bersih dan cerah, tidak memiliki lendir di hidung. Adanya lendir pada hidung berarti sapi tersebut memiliki gangguan pernapasan.

Kulit dan bulu sapi juga harus bersih dan tidak rontok sebagai tanda bahwa sapi tersebut terhindar dari infeksi dan zat bahaya, kukunya tidak panas dan dubur serta ekor perlu diperiksa ada gejala diare atau tidak.

6. Pemberian Pakan
Pemberian pakan yang benar juga diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan sapi tersebut. Pemberian pakan hijau saja kurang efektif, perlu menggabungkan antara pakan hijau dengan pakan yang mengandung konsentrat seperti ampas tahu, kulit kacang kedelai, bekatul, dan kulit nanas.

Makanan seperti jerami, daun-daunan, tebu, dan alang-alang adalah makanan yang berkualitas rendah. Rumput gajah dan setaria kolonjono juga dapat meningkatkan kualitas pakan sapi. Jangan lupa juga memberikan zat vitamin, mineral, dan protein untuk menjaga daya tahan tubuh. Biaya pakan sapi kurang lebih Rp 100juta untuk 1 tahunnya.

7. Perawatan Sapi
Perawatan sapi ekstra juga perlu diberikan, Anda perlu melakukan vaksinasi dan pemberian obat cacing untuk menjaga kekebalan tubuh sapi.

Kandang juga harus dibersihkan setiap hari agar tetap kering dan bersih sehingga terhindar dari berbagai virus dan penyakit.

Mau ternak sapi tapi bingung beli dimana? Atau mau beli daging sapi berkualitas? Download aplikasi Ekosis sekarang juga. Anda dapat bertransaksi produk sapi pada aplikasi Ekosis dengan mudah. Ikuti Facebook Ekosis.id untuk menemukan informasi-informasi penting mengenai agribisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *