Fasilitas, Industri, dan Logistik yang Boleh Beroperasi Selama PSBB

Fasilitas, Industri, dan Logistik yang Boleh Beroperasi Selama PSBB

Pembatasan Sosial Berskala Besar, Berikut Fasilitas, Industri dan Logistik yang Masih Boleh Beroperasi!

Guna mempercepat penanganan Covid-19, Menteri Kesehatan Menetapkan Peraturan No 9 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah DKI Jakarta. Aturan ini ditandatangan Menkes Terawan pada Jum’at, 3 April 2020.

Mengacu pada peraturan ini, terdapat sejumlah bidang usaha komersil dan swasta yang masih diizinkan beroperasi secara terbatas. Adapun rinciannya sebagai berikut.

Fasilitas yang layanan yang tetap diperbolehkan selama PSBB:

  • Fasilitas pelayanan kesehatan
  • Pasar/toko yang menjual kebutuhan pangan, kebutuhan pokok, bahan bakar gas dan energi
  • Fasilitas umum untuk kebutuhan sanitasi perorangan
  • Fasilitas umum untuk kebutuhan dasar, seperti olahraga

Perusahaan industri dan kegiatan produksi:

  • Unit produksi komoditas esensial, termasuk obat-obatan, farmasi, perangkat medis atau alat kesehatan, perbekalan kesehatan rumah tangga, bahan baku dan zat antaranya
  • Unit produksi yang membutuhkan proses berkelanjutan, setelah mendapatkan izin yang diperlukan dari Kementerian Perindustrian
  • Produksi minyak dan gas bumi, batubara dan mineral dan kegiatan yang terkait dengan operasi penambangan
  • Unit manufaktur bahan kemasan untuk makanan, obat-obatan, farmasi dan alat kesehatan
  • Kegiatan pertanian bahan pokok dan hortikultura
  • Unit produksi barang ekspor

Perusahaan logistik dan transportasi:

  • Perusahaan angkutan darat untuk bahan dan barang pangan atau barang pokok serta barang penting, barang ekspor dan impor, logistik, distribusi, bahan baku dan bahan penolong untuk industri dan usaha mikro kecil menengah
  • Perusahaan pelayaran, penyeberangan, dan penerbangan untuk angkutan barang
  • Perusahaan jasa pengurusan transportasi dan penyelenggara pos
  • Perusahaan jasa pergudangan termasuk cold chain

Perusahaan tersebut diharuskan untuk bekerja dengan jumlah minimum karyawan dengan tetap mengutamakan upaya pencegahan penyebaran penyakit (pemutusan rantai penularan) sesuai dengan protokol yang berlaku.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menetapkan PSBB di Jakarta akan dimulai pada Jumat, 10 April 2020.

Selain pembatasan pada fasilitas umum dan perusahaan, jam operasi transportasi umum di Jakarta juga akan dibatasi dari jam 6 pagi – 6 sore.

Sumber: covid19.go.id, PMK No.9 Tahun 2020

Gambar oleh Fathromi Ramdlon dari Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *